Pengaruh Inklusi Keuangan dan Digitalisasi Ekonomi Terhadap Kesejahteraan Ekonomi di Indonesia
Keywords:
Inklusi Keuangan, Digitalisasi Ekonomi, Kesejahteraan Ekonomi Regional, PDRB perkapitaAbstract
Kesenjangan kesejahteraan ekonomi antarprovinsi di Indonesia masih menjadi tantangan yang dapat menghambat pembangunan ekonomi yang inklusif. Inklusi keuangan dan digitalisasi ekonomi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan regional melalui perluasan layanan keuangan, peningkatan produktivitas ekonomi, dan dukungan terhadap transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inklusi keuangan dan digitalisasi ekonomi terhadap kesejahteraan ekonomi regional di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data panel yang mencakup 34 provinsi di Indonesia selama periode 2020–2024 dengan jumlah 170 observasi yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dimensi akses dan ketersediaan dalam inklusi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB per kapita; (2) dimensi penggunaan dalam inklusi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB per kapita; (3) digitalisasi ekonomi, investasi, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan ekonomi regional; dan (4) seluruh variabel independen secara simultan berpengaruh terhadap PDRB per kapita dengan menjelaskan 82,59% variasi dalam provinsi.



1.png)

