Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesenjangan Upah Gender Sektor Informal di Sumatera Barat
Keywords:
Blinder-Oaxaca, Kesenjangan Upah Gender, Sektor informal, OLSAbstract
Kesenjangan upah antara pekerja laki-laki dan perempuan merupakan
permasalahan yang perlu dikaji, khususnya pada sektor informal di Sumatera
Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan,
pelatihan, pengalaman kerja, jam kerja, status perkawinan, status kepala rumah
tangga, wilayah tempat tinggal, dan usia terhadap tingkat upah serta kesenjangan
upah gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data
sekunder dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2024. Analisis
data dilakukan menggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS) dengan
standar error robust Huber-White dan dekomposisi Blinder-Oaxaca. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel independen
berpengaruh signifikan terhadap tingkat upah pekerja laki-laki dan perempuan.
Dekomposisi Blinder-Oaxaca menunjukkan bahwa rata-rata log upah pekerja
laki-laki lebih tinggi daripada perempuan. Sebagian kesenjangan berkaitan
dengan perbedaan karakteristik pekerja, sedangkan sebagian besar lainnya
berkaitan dengan perbedaan koefisien dan faktor yang belum tercakup dalam
model.



1.png)

