Pengaruh Ketidakpastian Kebijakan Ekonomi Global Terhadap Volatilitas Nilai Tukar Rupiah
Keywords:
ketidakpastian kebijakan ekonomi global (GEPU), volatilitas nilai tukar, ARMA-GARCH, ARDLAbstract
(GEPU) terhadap volatilitas nilai tukar Rupiah dalam jangka pendek jangka panjang, dengan menggunakan cadangan devisa (FER), Suku Bunga BI (BIR),Indeks Harga Konsumen (CPI), dan Indeks Volatilitas (VIX) sebagai variabel pengendali. Penelitian ini menggunakan data deret waktu sekunder bulanan dari Januari 2005 hingga September 2025. Volatilitas nilai tukar diestimasi menggunakan model Autoregressive Moving Average-Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (ARMA-GARCH), dan estimasi tersebut kemudian dianalisis menggunakan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk menguji hubungan jangka pendek dan jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GEPU tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap volatilitas nilai tukar Rupiah dalam jangka pendek, namun memberikan pengaruh negatif yang signifikan dalam jangka panjang. Variabel-variabel kontrol juga memengaruhi volatilitas: cadangan devisa dan Indeks Harga Konsumen (CPI) signifikan dalam jangka pendek, sedangkan Suku Bunga BI, CPI, dan VIX signifikan dalam jangka panjang. Hasil ini menunjukkan bahwa dampak ketidakpastian kebijakan ekonomi global bersifat bertahap dan baru terlihat jelas dalam jangka panjang. Studi ini merekomendasikan agar pemerintah dan Bank Indonesia menjaga stabilitas makroekonomi domestik serta memperkuat koordinasi kebijakan fiskal-moneter guna meningkatkan ketahanan ekonomi terhadap ketidakpastian ekonomi global



1.png)

