KEBIJAKAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL DAN TINGKAT INFLASI DI NEGARA-NEGARA ASIA PASIFIK
Keywords:
Inflasi, kebijakan perdagangan internasional, tarif impor, asia pasifik, Regresi Data PanelAbstract
Inflasi merupakan salah satu indicator penting yang mencerminkan stabilitas perekonomian suatu negara dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dalam negeri maupun di luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan perdagangan internasional yang diproksikan dengan tarif impor terhadap Tingkat inflasi di negara negara Asia Pasifik dengan memasukkan variabel control berupa pengeluaran pemerintah, konsumsi rumah tangga, dan jumlah uang beredar. Penelitian menggunakan data panel dari 18 negara Asia Pasifik selama periode 2013-2022 dengan total 180 observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel, dengan pemilihan uji chow, hausman, dan lagrange multiplier yang menunjukkan bahwa Random Effect Model (REM) merupakan model terbaik. Hasil penelitian menunjukan bahwa tarif impor berpengaruh negatif dan signifikan pada Tingkat signifikan 10% terhadap inflasi. Pengeluaran pemerintah berpengaruh negative dan signifikan, konsumsi rumah tangga berpengaruh positif dan signifikan. Sedangkan jumlah uang beredar berpengaruh negative namun tidak signifikan. Dummy perang dagang berpengaruh positif dan signifikan pada tingkat signifikan 10%. Temuan ini menunjukkan bahwa dinamika inflasi di negara negara asia pasifik dipengaruhi oleh kebijakan perdagangan internasional, khususnya perubahan tariff impor, serta didukung oleh faktor-faktor makroekonomi domestic.



1.png)

